Kimia

Mengenal Sulfur Dioksida dan Dampak yang Ditimbulkan

Mengenal Sulfur Dioksida dan Dampak yang Ditimbulkan

Bagi masyarakat awam, sulfur dioksida merupakan sesuatu yang masih asing di telinga. Biasa juga disebut sebagai oksida sulfur, gas yang satu ini mudah larut dalam air, tidak berwarna namun berbau. Gas oksida sulfur terbentuk dari pembakaran bahan-bahan yang mengandung sulfur seperti minyak mentah, batu bara, aluminium, tembaga, hingga besi.

Meskipun tidak disadari, ternyata gas oksida sulfur dapat mencemari udara di sekitar Anda. Pencemaran udara oleh oksida sulfur dapat mengakibatkan terjadinya hujan asam dan berbagai gangguan kesehatan. Jangan lewatkan penjelasan di bawah ini mengenai dioksida sulfur dan dampaknya bagi lingkungan.

Sumber Pencemaran Sulfur Oksida

Pada dasarnya sepertiga sulfur yang ada di udara merupakan hasil dari aktivitas manusia, sedangkan dua pertiga lainnya disebabkan oleh sumber alam seperti gunung berapi. Beberapa aktivitas manusia yang menghasilkan oksida sulfur antara lain penggunaan batu bara pada kegiatan transportasi, penggunaan mesin diesel, hingga penggunaan pembangkit listrik.

Oksida sulfur yang dilepaskan ke udara akan terbawa angin sehingga intensitasnya mungkin berbeda pada beberapa wilayah. Di angkasa, oksida sulfur dapat berubah menjadi asam sulfit yang kemudian membentuk awan dan pada akhirnya jatuh sebagai hujan asam. Hujan asam juga menjadi sumber petaka tersendiri karena menyebabkan kerusakan hutan dan ekosistem.

Pada manusia, udara yang tercemar oleh oksida sulfur menyebabkan gangguan pernafasan. Hal ini dikarenakan gas tersebut dapat berubah menjadi asam dan menyerang selaput lendir pada sistem pernafasan. Saluran nafas yang terinfeksi oleh gas oksida sulfur mungkin menjadi iritasi dan menyebabkan gangguan kesehatan lain

 Dampak Sulfur Oksida pada Kesehatan

Ada banyak sekali dampak buruk oksida sulfur bagi kesehatan. Tidak hanya itu, gas yang satu ini juga membawa dampak buruk bagi lingkungan. Berikut ini beberapa dampak yang diakibatkan oleh pencemaran oksida sulfur bagi kesehatan dan lingkungan:

  1. Dampak bagi kesehatan

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, oksida sulfur bersifat asam sehingga dapat menimbulkan iritasi pada sistem pernafasan manusia. Hidung, tenggorokan, dan paru-paru yang memiliki selaput lendir akan mudah teriritasi apabila menghidup gas oksida sulfur. Hal ini menimbulkan dampak yang lebih buruk bagi para penderita asma.

Konsentrasi oksida sulfur yang berbeda menyebabkan dampak yang berbeda pada kesehatan. Oksida sulfur dengan konsentrasi 8-12 ppm akan menyebabkan iritasi tenggorokan, sedangkan konsentrasi 20 ppm mulai dapat mengiritasi mata. Semakin besar konsentrasi maka sebakin buruk dampak yang ditimbulkan. Konsentrasi maksimum yang diperbolehkan adalah 50-100 untuk kontak singkat.

Baca juga: Harga Bleaching Earth

  1. Dampak bagi lingkungan

Bagi lingkungan, gas oksida sulfur dapat menyebabkan hujan asam. Gas yang berkumpul di atmosfer akan membentuk asam sulfat dan bersamaan dengan asam nitrat akan jatuh bersamaan dengan air hujan. Tetesan air hujan akan meningkatkan kadar keasaman pada tanah serta berbahaya bagi kehidupan tanaman dan hewan, terutama hewan air.

Apabila air mengalami pengasaman dan memiliki pH di bawah 5, maka spesies ikan akan mati. Jenis plankton dan hewan invertebrata air juga menjadi yang paling terdampak dari hujan asam ini. Selain menyebabkan hujan asam, oksida sulfur pada udara juga dapat menimbulkan kabut karena menyerap cahaya.

  1. Dampak bagi tanaman

Oksida sulfur juga terbukti berbahaya bagi tanaman. Konsentrasi gas yang tinggi di udara menyebabkan kerusakan jaringan pada bagian daun dan tulang-tulang daun. Lama kelamaan, tanaman akan mati karena adanya klorosis. Secara mudah, kandungan oksida sulfur yang tinggi di udara bisa menyebabkan kerusakan dan kematian pada tanaman.

  1. Hewan

Bagi hewan, oksida sulfur menimbulkan dampak yang juga tak kalah buruk. Bagi hewan air, hujan asam menjadi penyebab yang paling mengerikan. Sedangkan untuk hewan tanah, pengasaman yang terjadi akibat hujan asam juga menimbulkan dampak buruk hingga kematian. Dengan demikian, jumlah hewan-hewan tersebut akan berkurang.

Baca juga: Harga Zeolit

  1. Material

Pencemaran oksida sulfur juga berbahaya bagi material karena dapat menimbulkan korosi. Bangunan bahkan batuan juga akan rusak akibat terpapar oleh oksida sulfur dalam jumlah tinggi.

Sulfur dioksida merupakan gas yang berbahaya bagi kehidupan manusia. Karena manusia memainkan peran penting dalam pencemaran oksida sulfur di udara, maka ada baiknya untuk mengatur penggunaan bahan-bahan yang dapat memicu pencemaran tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *